Puding
Puding terbuat dari agar-agar yang karbohidrat dengan berat
molekul tinggi yang mengisi dinding sel rumput laut. Merupakan suatu polimer
yang tersusun dari monomer galaktosa. Agar-agar dapat dibentuk sebagai bubuk
dan diperjualbelikan. Gel terbentuk karena pada saat dipanaskan di air, molekul
agar-agar dan air bergerak bebas. Ketika didinginkan, molekul-molekul agar-agar
mulai saling merapat, memadat dan membentuk kisi-kisi yang mengurung
molekul-molekul air, sehingga terbentuk sistem koloid padat dalam cair atau
yang disebut dengan sol liofil di mana fase terdispersinya senang akan
medium pendispersinya (senang akan cairan) atau di katakan juga afinitas atau
daya tarik terhadap mediumnya sangat kuat. Koloid terbentuk melalui cara
dispersi.
Sifat ini menarik secara inderawi sehingga banyak olahan
makanan melibatkan agar-agar,seperti pengental sup, puding (jelly), campuran es
krim, anmitsu (di Jepang), Agar-agar dikenal luas di daerah Asia Tropika
sebagai makanan sehat karena mengandung serat atau fiber lunak yang tinggi dan
kalori yang rendah. Kandungan serat lunak yang tinggi membantu melancarkan
pembuangan sisa-sisa makanan di usus (laksatif). Selain digunakan sebagai
makanan, agar-agar juga digunakan secara luas di laboratorium sebagai pemadat
kemikalia dalam percobaan, media tumbuh untuk kultur jaringan tumbuhan dan
biakan mikroba, dan juga sebagai fase diam dalam elektroforesis gel. Di
laboratorium, agar-agar (biasanya dikemas dalam bentuk bubuk) dikenal sebagai
agar atau agarosa saja. Berikut adalah manfaat dari puding:
Puding coklat ternyata sangat membantu metabolisme tubuh
kita. Menurut beberapa sumber, ternyata puding ini terdiri atas 600 kalori,
protein, serta karbohidrat. Puding coklat sebaiknya dimakan pada waktu pagi
hari, ketika metabolisme tubuh sedang aktif. Dengan begitu, biasanya seseorang
dapat bekerja justru lebih baik dengan kelebihan kalori sepanjang hari. Sarapan
pagi penting dalam menyediakan energi untuk melaksanakan perkerjaan, juga
membantu fungsi otak dan mendorong dimulainya metabolisme. Oleh karena itu,
alangkah baiknya jika pada waktu sarapan, juga ditambahkan jenis makanan
penutup, seperti puding coklat.
Hal ini dapat mengontrol nafsu makan sepanjang hari, dan
semua itu ternyata penting untuk menurunkan berat badan. Itulah salah satu
manfaat puding ini sebagai makanan penutup pada waktu sarapan.
Menikmati kesegaran puding ini memberikan rasa yang begitu
berbeda, apalagi jika dapat diolah dengan benar. Namun, banyak juga hal yang
terjadi di luar kemampuan kita. Jika bukan ahli memasak, biasanya selalu ada
kemungkinan untuk gagal. Walau kita sudah membaca resep dengan benar dan
takaran yang sesuai.
Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh, melainkan
akan dirombak di dalam hati menjadi senyawa yang mengandung unsur N, seperti
NH3 (amonia) dan NH4OH (amonium hidroksida), serta senyawa yang tidak
mengandung unsur N.

Thanks for your information, very helpful :))
BalasHapusTerima kasih infonya kak ^^
BalasHapus