Sabtu, 22 Februari 2014

Puding dan Maanfaatnya

Puding














Puding terbuat dari agar-agar yang karbohidrat dengan berat molekul tinggi yang mengisi dinding sel rumput laut. Merupakan suatu polimer yang tersusun dari monomer galaktosa. Agar-agar dapat dibentuk sebagai bubuk dan diperjualbelikan. Gel terbentuk karena pada saat dipanaskan di air, molekul agar-agar dan air bergerak bebas. Ketika didinginkan, molekul-molekul agar-agar mulai saling merapat, memadat dan membentuk kisi-kisi yang mengurung molekul-molekul air, sehingga terbentuk sistem koloid padat dalam cair atau yang disebut dengan sol liofil di mana fase terdispersinya senang akan medium pendispersinya (senang akan cairan) atau di katakan juga afinitas atau daya tarik terhadap mediumnya sangat kuat. Koloid terbentuk melalui cara dispersi.
Sifat ini menarik secara inderawi sehingga banyak olahan makanan melibatkan agar-agar,seperti pengental sup, puding (jelly), campuran es krim, anmitsu (di Jepang), Agar-agar dikenal luas di daerah Asia Tropika sebagai makanan sehat karena mengandung serat atau fiber lunak yang tinggi dan kalori yang rendah. Kandungan serat lunak yang tinggi membantu melancarkan pembuangan sisa-sisa makanan di usus (laksatif). Selain digunakan sebagai makanan, agar-agar juga digunakan secara luas di laboratorium sebagai pemadat kemikalia dalam percobaan, media tumbuh untuk kultur jaringan tumbuhan dan biakan mikroba, dan juga sebagai fase diam dalam elektroforesis gel. Di laboratorium, agar-agar (biasanya dikemas dalam bentuk bubuk) dikenal sebagai agar atau agarosa saja. Berikut adalah manfaat dari puding:

Puding coklat ternyata sangat membantu metabolisme tubuh kita. Menurut beberapa sumber, ternyata puding ini terdiri atas 600 kalori, protein, serta karbohidrat. Puding coklat sebaiknya dimakan pada waktu pagi hari, ketika metabolisme tubuh sedang aktif. Dengan begitu, biasanya seseorang dapat bekerja justru lebih baik dengan kelebihan kalori sepanjang hari. Sarapan pagi penting dalam menyediakan energi untuk melaksanakan perkerjaan, juga membantu fungsi otak dan mendorong dimulainya metabolisme. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika pada waktu sarapan, juga ditambahkan jenis makanan penutup, seperti puding coklat.
Hal ini dapat mengontrol nafsu makan sepanjang hari, dan semua itu ternyata penting untuk menurunkan berat badan. Itulah salah satu manfaat puding ini sebagai makanan penutup pada waktu sarapan.
Menikmati kesegaran puding ini memberikan rasa yang begitu berbeda, apalagi jika dapat diolah dengan benar. Namun, banyak juga hal yang terjadi di luar kemampuan kita. Jika bukan ahli memasak, biasanya selalu ada kemungkinan untuk gagal. Walau kita sudah membaca resep dengan benar dan takaran yang sesuai.
Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh, melainkan akan dirombak di dalam hati menjadi senyawa yang mengandung unsur N, seperti NH3 (amonia) dan NH4OH (amonium hidroksida), serta senyawa yang tidak mengandung unsur N. 

2 komentar: