Pada masa-masa bayi, sistem pencernaannya sebenarnya belum bisa bekerja optimal sehingga si kecil sering terkena gangguan pada bagian pencernaannya. Padahal, dari pencernaanya tersebut ia bisa mendapat nutrisi untuk tumbuh.
Menurut dokter spesialis anak Soebijanto Marto Sudarmo, 80 persen dari sistem pertahanan tubuh terdapat di bagain pencernaan. Jika pencernaan anak sehat, maka ia tak mudah sakit.
“Jadi untuk kita menjaga pencernaan dari bayi sangatlah penting, dan harus slalu kita jaga, itu semua demi kesehatanya ,” ujar Soebijanto dalam diskusi Saluran Cerna Sehat.
Untuk itu, kesehatan pencernaan anak harus dijaga. Kesehatan dalam sisteem percernaan dapat diseimbangkan dengan memberikan asupan gizi seimbang. Pakar gizi medik, dokter Saptawati Bardosono mengatakan, nutrisi terbaik untuk bayi adalah air susu ibu (ASI).
“Daya tahan tubuh dari bayi yang bisa didapat dari air susu ibu yang optimal bisa didapat dengan memberikan ASI dengan waktu tersingkat yaitu 6 bulan dan pemberian ASI diteruskan hingga anak berusia 2 tahun,” kata Sapta dalam acara yang sama.
Sapta menjelaskan, ASI ialah suatu cairan yang terdapat di tubuh wanita, yang mengandung probiotik yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Salah satu probiotik dalam ASI, yaitu L reuteri yang terbukti bermanfaat untuk kesehatan saluran cerna anak. ASI pun sudah mencakup semua nutrisi yang dibutuhkan bayi.
Jika saluran cerna bayi sehat dan tidak terganggu oleh virus atau penyakit apapun, maka bayi dapat menyerap nutrisi dengan baik ke dalam tubuh, maka perkembangan pada fisik bayi akan bagus.
Jumat, 01 Mei 2015
Cegah Penyakit Dengan Menjaga Pencernaan Anak
06.23
2 comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mantap Gan Thread-nya...
BalasHapusNice Inpoh...
Sundul DULU
Mau nnya, skrg kan udh byk ibu ibu karir. Nah mereka suka stok ASI buat anaknya. Apakah itu masih sama saja atau ada dampak buruk buat pencernaan anaknya? Makasih:)
BalasHapus